Awalnya, Dogecoin dibuat sebagai lelucon atau parodi terhadap maraknya mata uang kripto yang muncul setelah kesuksesan Bitcoin.
Apa itu Dogecoin?
Dogecoin (DOGE) adalah sebuah mata uang kripto (cryptocurrency) yang pertama kali diciptakan pada 6 Desember 2013 oleh dua pengembang perangkat lunak, Billy Markus dan Jackson Palmer.![]() |
Dogecoin cryptocurrency |
Nama "Dogecoin" dan logonya terinspirasi dari meme internet populer saat itu, yaitu "Doge," yang menampilkan gambar anjing Shiba Inu dengan teks lucu dalam font Comic Sans pada tahun 2015.
DOGE memiliki persediaan koin yang tersedia sebesar 125,14 miliar, di antara persediaan dengan sirkulasi tertinggi diantara semua koin.
Berdasarkan koin Scrypt Proof-of-Work Luckycoin dan Litecoin, DOGE memiliki hadiah blok tetap 10.000 DOGE, dan waktu blok satu menit tanpa batasan jumlah total koin yang dibuat.
DOGECOIN aset kripto peer-to-peer open source dengan fokus pada kesenangan,dan komunitas.
Mata uang mendapatkan daya tarik sebagai sistem tip Internet, dimana pengguna media sosial memberikan tip Dogecoin kepada pengguna lain untuk menyediakan konten yang menarik atau patut dicatat
Fitur
- Dapat digunakan untuk membeli barang dan jasa, atau ditukarkan dengan mata uang lain
- Mata uang dengan harga stabil yang dapat dikendalikan
- DOGECOIN memiliki interval blok 1 menit sehingga lebih cepat daripada blockchain lainnya
- Tidak ada batasan untuk suplai koin, dengan demikian koin dapat mengembang tanpa batas.
Meskipun dimulai sebagai candaan, Dogecoin berkembang menjadi salah satu mata uang kripto yang cukup dikenal dan memiliki komunitas pengguna yang aktif. Berikut adalah penjelasan rinci tentang Dogecoin:
1. Teknologi dan Cara Kerja
Dogecoin dibangun berdasarkan blockchain, teknologi yang sama yang digunakan oleh Bitcoin dan mata uang kripto lainnya.
Blockchain ini adalah buku besar digital terdesentralisasi yang mencatat semua transaksi secara transparan dan aman.
Dogecoin awalnya merupakan fork (cabang) dari Litecoin, yang berarti ia mengadopsi banyak fitur teknis dari Litecoin, seperti algoritma penambangan Scrypt.
Penambangan (Mining): Dogecoin dapat "ditambang" menggunakan komputer atau perangkat khusus. Penambang memverifikasi transaksi di jaringan dan mendapatkan hadiah berupa Dogecoin baru.
Berbeda dengan Bitcoin yang memiliki batas maksimum 21 juta koin, Dogecoin tidak memiliki batas suplai maksimum (lebih lanjut dijelaskan di bawah).
Waktu Blok: Transaksi Dogecoin diproses lebih cepat dibandingkan Bitcoin, dengan waktu blok sekitar 1 menit (dibandingkan 10 menit untuk Bitcoin), menjadikannya lebih efisien untuk transaksi kecil.
2. Karakteristik Utama
Suplai Tanpa Batas: Tidak seperti Bitcoin yang dirancang sebagai aset deflasi dengan jumlah terbatas, Dogecoin memiliki suplai yang terus bertambah.
Setiap tahun, sekitar 5 miliar Dogecoin baru masuk ke peredaran sebagai hadiah penambangan. Hingga April 2025, sudah ada lebih dari 140 miliar Dogecoin yang beredar.
Nilai Rendah per Koin: Karena jumlahnya yang sangat banyak, harga per koin Dogecoin biasanya sangat rendah dibandingkan Bitcoin atau Ethereum, sering kali hanya beberapa sen dolar AS. Ini membuatnya lebih mudah digunakan untuk transaksi kecil atau tipping online.
Komunitas: Dogecoin dikenal dengan komunitasnya yang ramah dan suka bersenang-senang. Komunitas ini sering menggunakan Dogecoin untuk amal, seperti mengumpulkan dana untuk tim olahraga atau membantu orang yang membutuhkan.
3. Sejarah dan Popularitas
Awal Mula: Setelah diluncurkan pada 2013, Dogecoin dengan cepat menarik perhatian karena sifatnya yang ringan dan humoris.
Pada 2014, komunitas Dogecoin mengumpulkan dana untuk mengirim tim bobsled Jamaika ke Olimpiade Musim Dingin dan mendanai proyek air bersih di Kenya.
Lonjakan Popularitas: Dogecoin benar-benar meledak pada 2021, terutama karena dukungan dari figur publik seperti Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX. Cuitan Musk di media sosial sering kali memicu kenaikan harga Dogecoin, dan ia bahkan menyebutnya sebagai "mata uang kripto rakyat."
Fluktuasi Harga: Harga Dogecoin sangat volatil. Pada puncaknya di Mei 2021, harganya mencapai sekitar $0,74 per koin, tetapi kemudian turun drastis sebelum naik lagi berkali-kali karena spekulasi pasar.
4. Penggunaan
Transaksi: Dogecoin dapat digunakan untuk membeli barang dan jasa di tempat yang menerimanya, meskipun adopsinya masih terbatas dibandingkan Bitcoin.
Tipping Online: Dogecoin populer di kalangan pengguna internet untuk memberi "tip" kepada pembuat konten di platform seperti Reddit atau Twitter.
Spekulasi: Banyak orang membeli Dogecoin sebagai investasi spekulatif, berharap harganya akan naik di masa depan.
5. Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan:
- Biaya transaksi rendah dan cepat.
- Komunitas yang mendukung dan inklusif.
- Mudah diakses untuk pemula karena harganya murah.
Kekurangan:
- Nilainya sangat spekulatif dan dipengaruhi oleh hype media sosial.
- Tidak memiliki batas suplai, sehingga berpotensi mengalami inflasi.
- Pengembangan teknisnya kurang aktif dibandingkan proyek kripto besar lainnya.
6. Status
Hingga saat ini, Dogecoin tetap menjadi salah satu mata uang kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, meskipun nilainya sangat bergantung pada sentimen pasar dan dukungan tokoh seperti Elon Musk.
Beberapa perusahaan, termasuk Tesla, telah bereksperimen dengan menerima Dogecoin sebagai pembayaran untuk produk tertentu, meningkatkan legitimasi praktisnya.
Secara keseluruhan, Dogecoin adalah perpaduan unik antara teknologi blockchain dan budaya internet.
Meskipun dimulai sebagai lelucon, ia telah membuktikan daya tahan dan relevansinya di dunia kripto.