Mastercard telah menunjukkan komitmen yang semakin kuat untuk mengintegrasikan Bitcoin dan mata uang kripto lainnya ke dalam ekosistem pembayarannya di masa depan.
Hingga 2 April 2025, meskipun belum ada konfirmasi resmi tentang klaim spesifik seperti "3,5 miliar pemegang kartu dapat menggunakan Bitcoin," langkah-langkah yang diambil oleh Mastercard memberikan gambaran tentang arah yang mungkin mereka tempuh ke depan.
![]() |
MasterCard dan bitcoin |
Berikut adalah penjelasan rinci berdasarkan perkembangan yang telah terjadi dan proyeksi untuk masa depan.
Langkah Mastercard Menuju Integrasi Kripto
Evolusi Strategi Kripto Mastercard
Mastercard mulai serius mendukung kripto sejak 2021, ketika mereka mengumumkan rencana untuk mengizinkan transaksi dengan mata uang digital tertentu langsung di jaringannya.
Awalnya, fokus mereka adalah pada stablecoin yang menawarkan stabilitas, seperti yang diungkapkan oleh Raj Dhamodharan, EVP Blockchain dan Aset Digital Mastercard, yang menekankan pentingnya perlindungan konsumen dan kepatuhan regulasi.
Sejak itu, Mastercard telah bermitra dengan berbagai perusahaan kripto seperti Wirex, BitPay, dan Bakkt untuk memungkinkan pengguna mengonversi kripto menjadi fiat dan membelanjakannya melalui kartu Mastercard.
Namun, pendekatan ini masih bergantung pada pihak ketiga untuk konversi, bukan transaksi kripto langsung.
Pengembangan Multi-Token Network (MTN)
Pada 2023, Mastercard meluncurkan Multi-Token Network, sebuah platform berbasis blockchain yang dirancang untuk memfasilitasi transaksi aset digital.
Ini menjadi fondasi bagi ambisi mereka untuk menghubungkan dunia fiat dan kripto secara lebih mulus.
Kolaborasi dengan J.P. Morgan pada November 2024 untuk mengintegrasikan MTN dengan blockchain Kinexys menunjukkan bagaimana Mastercard ingin mempercepat penyelesaian transaksi lintas batas, menjadikannya tersedia 24/7 dan mengurangi gesekan zona waktu.
Mastercard Crypto Credential
Diluncurkan pada Mei 2023 dan mulai beroperasi secara luas pada 2024, Mastercard Crypto Credential memungkinkan pengguna mengirim dan menerima kripto menggunakan alias sederhana, bukan alamat blockchain yang rumit.
Ini sudah diterapkan di bursa seperti Bit2Me, Lirium, dan Mercado Bitcoin, terutama di koridor Eropa dan Amerika Latin.
Fitur ini menunjukkan fokus Mastercard pada pengalaman pengguna yang ramah dan kepatuhan terhadap aturan seperti "travel rule" untuk transaksi lintas batas.
Kartu Debit Kripto
Pada September 2024, Mastercard bekerja sama dengan Mercuryo untuk meluncurkan kartu debit “Spend,” yang memungkinkan pengguna membelanjakan Bitcoin dan aset digital lainnya langsung dari dompet self-custodial mereka.
Kartu ini mendukung berbagai blockchain seperti Ethereum dan Solana, menawarkan fleksibilitas yang lebih besar tanpa melibatkan bank sebagai perantara.
Visi Masa Depan Mastercard dengan Bitcoin
Adopsi Massal oleh Pemegang Kartu
Jika Mastercard benar-benar bergerak untuk memungkinkan miliaran pemegang kartunya menggunakan Bitcoin, ini akan melibatkan perluasan infrastruktur MTN dan Crypto Credential ke skala global.
Mereka mungkin akan mengintegrasikan Bitcoin secara langsung sebagai opsi pembayaran di jutaan merchant yang sudah menerima Mastercard, tanpa perlu konversi pihak ketiga.
Namun, volatilitas Bitcoin bisa menjadi tantangan. Mastercard mungkin akan lebih memprioritaskan stablecoin seperti USDC untuk transaksi sehari-hari, sambil menawarkan Bitcoin sebagai opsi investasi atau pembayaran bernilai tinggi.
Kolaborasi dengan Institusi Keuangan
Mastercard telah menargetkan bank dan institusi keuangan untuk bergabung dalam jaringan kripto mereka.
Contohnya, kerja sama dengan Standard Chartered dan Ondo Finance untuk mentokenisasi aset keuangan seperti obligasi dan kredit karbon menunjukkan bagaimana mereka ingin menarik pemain tradisional ke dunia blockchain.
Ke depan, bank-bank besar mungkin akan menggunakan infrastruktur Mastercard untuk menawarkan layanan kripto kepada nasabah mereka, mempercepat adopsi institusional.
Persaingan dengan Visa dan Inovator Blockchain
Visa, pesaing utama Mastercard, juga aktif di ruang kripto, misalnya melalui kemitraan dengan Tangem AG untuk menghubungkan kripto dengan sistem keuangan tradisional.
Ini mendorong Mastercard untuk terus berinovasi, mungkin dengan menawarkan fitur unik seperti pembayaran peer-to-peer berbasis Bitcoin yang lebih cepat atau reward dalam bentuk BTC.
Selain itu, Mastercard harus bersaing dengan jaringan blockchain publik seperti Stellar (yang sudah bermitra dengan mereka pada 2024) untuk memastikan solusi mereka tetap kompetitif dari segi biaya dan kecepatan.
Dampak Regulasi
Adopsi Bitcoin secara luas oleh Mastercard akan sangat bergantung pada regulasi global.
Mereka telah menunjukkan kesiapan untuk bekerja sama dengan bank sentral dalam mengembangkan Central Bank Digital Currencies (CBDC) dan mematuhi standar kepatuhan seperti KYC (Know Your Customer). Ke depan, regulasi yang lebih jelas tentang kripto bisa mempercepat rencana mereka.
Proyeksi dan Tantangan
Proyeksi: Dalam 5-10 tahun ke depan, Mastercard bisa menjadi “Venmo-nya kripto,” seperti yang diungkapkan dalam laporan Business Insider pada April 2025.
Mereka mungkin akan menciptakan pengalaman pembayaran yang mulus di mana pengguna bisa membayar dengan Bitcoin di merchant fisik maupun online, didukung oleh jaringan global mereka yang sudah mapan.
Tantangan: Volatilitas Bitcoin, biaya transaksi di jaringan BTC yang kadang tinggi, dan resistensi dari beberapa pemerintah terhadap kripto bisa memperlambat proses ini. Mastercard kemungkinan akan mengatasi ini dengan fokus pada skalabilitas blockchain mereka sendiri dan solusi lapisan kedua.
Kesimpulan
Mastercard tampaknya sedang membangun jembatan antara keuangan tradisional dan dunia kripto, dengan Bitcoin sebagai salah satu fokus utama. Ke depan, mereka mungkin akan memperluas akses
Mastercard kemungkinan akan menjadi salah satu pemain kunci dalam mendorong adopsi Bitcoin secara global, tetapi keberhasilan mereka akan bergantung pada kemampuan untuk menyeimbangkan inovasi dengan kepatuhan regulasi dan stabilitas ekonomi.
Dengan infrastruktur yang sudah ada dan kemitraan strategis, masa depan Mastercard dan Bitcoin tampak menjanjikan, meskipun penuh dengan kompleksitas yang harus diatasi. Pantau terus perkembangan resmi dari Mastercard untuk melihat bagaimana visi ini akan terwujud.